Langsung ke konten utama

TEKANAN


Tahu itu satu jenis makanan

Saya jadikan jajanan kesukaan 

Tahukah kamu apa arti tekanan

Gaya yang bekerja pada permukaan


Jika di hutan ada binatang buas

Jadilah cerdik seperti kancil

Jika permukaannya lebih luas

Nilai tekanannya menjadi kecil


Makanan goreng warna coklat

Laku dijual uang mengalir

Tekanan berlaku pada zat padat

Berlaku pula pada gas dan zat cair


Kelapa muda makanan praktis

Makanan pembuka yang banyak air

Apa arti tekanan hidrostatis

Tekanan pada benda dalam zat cair


Mungkin malam menjadi kelam

Mungkinkah cahaya bulan didapat

Makin dalam benda tenggelam

Makin besar tekanan yang didapat


Ikan dilaut tentu lebih besar

Jika dibanding ikan di danau

Tekanan air laut lebih besar

Jika dibanding air di danau

⛷️⛷️⛷️⛷️⛷️⛷️⛷️⛷️⛷️⛷️⛷️⛷️⛷️⛷️⛷️

Rumus Tekanan :

P = F/A 

F = gaya dengan satuan Newton (N)

A = luas permukaan dengan satuan meter pangkat dua   (m²)

P = tekanan dengan satuan Pascal          (N/m²)


Rumus Tekanan Hidrostatik :

Ph = p x g x h

Ph = tekanan hidrostatik (Pascal)

P = massa jenis zat cair (Kg/m²)

g = percepatan gravitasi bumi (N/Kg) 

h = kedalaman (m)

m²  = meter pangkat dua

m³  = meter kubik


Ingin tahu lebih tentang pelajaran fisika SMP yang berkaitan dengan rumus? 

Silahkan klik tautan dibawah ini!

https://smp.prasacademy.com/p/kumpulan-rumus-fisika.html?m=1




Komentar

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih kunjungannya bro

Postingan populer dari blog ini

INDIKATOR Dan pH

Indikator asam basa adalah senyawa yang warnanya berubah tergantung tingkat keasaman (pH) suatu larutan, membantu kita mengidentifikasi apakah zat bersifat asam, basa, atau netral, melalui perubahan warna yang khas. Jenis-jenisnya meliputi indikator alami (seperti kubis ungu, kunyit), indikator buatan (lakmus, fenolftalein, metil jingga, bromtimol biru), serta alat ukur pH seperti kertas universal dan pH meter yang lebih akurat. Jenis-jenis Indikator Indikator Alami: Berasal dari tumbuhan, contohnya: Kubis Ungu: Merah (asam kuat) hingga kuning (basa kuat). Kunyit: Kuning, menjadi coklat kemerahan pada basa. *Bunga Sepatu, Bogenvil, Kulit Manggis, Ekstraknya juga bisa digunakan sebagai indikator alami. Indikator Buatan (Sintetis): Lakmus : Merah (asam) atau biru (basa). Fenolftalein (PP): Tidak berwarna (asam/netral), merah muda (basa). Metil Jingga (MO): Merah (asam), kuning (basa). Bromtimol Biru (BTB): Kuning (asam), biru (basa). Indikator Universal (Kertas pH): Kertas yang menunj...

REPRODUKSI GENERATIF PADA TUMBUHAN

  Penyerbukan dan Fertilisasi Pada Tumbuhan Đisamping alat reproduksi vegetatif, tumbuhan juga mempunyai sel kelamin yang berfungsi sebagai alat perkembangbiakan/reproduksi. Karena itu selain reproduksi vegetatif/aseksual, tumbuhan juga bereproduksi secara generatif/seksual. Perkembangbiakan generatif/seksual melibatkan sel-sel kelamin. Perkembangbiakan generatif dimulai dengan peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Peleburan ini menghasilkan zigot, zigot inilah yang akan berkembang menjadi individu baru. Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan didahului oleh peristiwa penyerbukan yang kemudian diiringi oleh peristiwa pembuahan. Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya atau sampainya serbuk sari ke kepala putik. Proses penyerbukan ini banyak melibatkan unsur lain di alam. Berikut adalah perantara penyerbukan pada tumbuhan Angin (Anemogami)                     Anemogami adalah penyerbukan yang dibantu oleh angin . Tanam...

HUKUM MENDEL

Teori Penurunan Sifat                                                 Penelitian tentang penurunan sifat dilakukan pertama kalinya oleh seorang pendeta sekaligus ahli botani dari Austria, Gregor Mendel, pada tahun 1856. Hasil temuannya itu ia catat pada pada Natural Science Society of Brunn, Austria pada tahun 1866. Temuan Mendel ini dikuatkan oleh beberapa ahli botani lainnya empat tahun kemudian, pada tahun 1900. Mereka meneliti kembali hasil penelitian Mendel dan menemukan kesimpulan yang sama dengan apa yang telah dilakukan oleh Mendel sebelumnya. Mendel menggunakan kacang kapri sebagai obyek penelitiannya karena kacang kapri memiliki karakteristik berikut: memiliki pasangan sifat yang kontras, dapat melakukan penyerbukan sendiri, mudah dilakukan penyerbukan silang, mempunyai daur hidup yang relatif pendek, dan menghasilkan keturunan dalam j...