Langsung ke konten utama

Postingan

Biodata Nabi Muhammad SAW

* BIODATA RASULULLAH S.A.W * (Disalin dari wa grup) *Nama* : _Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muththalib bin Hashim_. *Tarikh lahir :* _Subuh hari Isnin, 12 Rabiulawal_ bersamaan 20 April 571 Masehi, (dikenali sebagai Tahun Gajah; karena peristiwa tentara bergajah Abrahah yang menyerang kota Ka'bah) *Tempat lahir* : Di rumah Abu Thalib, Makkah Al-Mukarramah. *Nama bapak* : Abdullah bin Abdul Muththalib bin Hashim. *Nama ibu* : Aminah binti Wahab bin Abdu Manaf. *Pengasuh pertama* : Barakah Al-Habsyiyyah (digelar Ummu Aiman. Hamba perempuan bapak Rasulullah SAW). *Ibu susu pertama* : Thuwaibah (hamba perempuan Abu Lahab). *Ibu susu kedua* : Halimah binti Abu Zuaib As-Sa'diah (lebih dikenali Halimah As-Sa'diah, suaminya bernama Abu Kabsyah). *USIA 5 TAHUN* ๐Ÿ’“ _Peristiwa pembelahan dada Rasulullah SAW yang dilakukan oleh dua malaikat_ ROSULALLAH MUHAMMAD SHOLLALLAHU'ALAIHI WASALLAM Manusia suci tanpa cela dan noda dibelah dadanya untuk menambah kesucian di dalam hatinya......

Pakan ternak fermentasi

 Cara buat pakan fermentasi kering Siapkan daun-daunan, pohon jagung dan rumput lalu jemurlah agar mendapat daun yang benar-benar kering. Lalu siapkan air satu timba cat sekitar 20liter, pakailah air sumur. EM 4 peternakan. Siapkan Molase bisa gunakan larutan gula merah Dan garam ½ kg Dedak 5kg Cara membuat air untuk fermentasi: Larutkan garam di air. Lalu campurkan molase sekitar ½ gelas atau 150cc. Jika sudah tercampur semua aduk hingga merata dan sampai larut garamnya. Selanjutnya tambahkam EM 4 peternakan dengan sebanyak 10 tutup, untuk air 20 liter sudah cukup menggunakan 10 tutup ya. Diam kan 20 menit. Cara pencampuran semua bahan:  Siapkan daun kering, pohon jagung yang sudah digiling ataupun diselep halus tetap dijemur sampai kering,rumput, daun pepaya dan kemudian campur dan aduk hingga merata. Lalu taruh lah dedak katul 4kg taburkan ke rumput tadi. Kemudian basahi dengan cairan yang dibuat tadi yang sudah didiamkan 20menit. Aduk hingga tercampur rata dengan rumputnya...

PERANAN MATERI GENETIS

Bagaimana Materi Genetik dalam Menentukan Sifat Kita telah mengetahui DNA sebagai materi genetik yang membawa informasi genetik yang menentukan karakteristik makhluk hidup. Tahukah kamu bahwa karakteristik dan sifat pada setiap orang adalah warisan dari orang tua, yang diwariskan melalui materi genetik . Amatilah cuping telinga kedua orang tua kita. Amati pula teman-teman di sekitarmu. Jika orang tua memiliki jenis cuping telinga yang melekat, maka semua anaknya pun juga memiliki jenis cuping telinga yang melekat. Namun bila salah satu dari orang tua memiliki jenis cuping telinga yang terpisah maka semua anaknya memiliki jenis cuping telinga yang terpisah, walaupun ada juga salah satu anaknya memiliki jenis cuping telinga yang melekat. Bentuk cuping terpisah (a0 dan melekat (b) merupakan hasil pewarisan sifat Sifat Dominan dan Resesif Dalam pewarisan sifat kita mengenal istilah sifat dominan dan sifat resesif. Sifat dominan adalah karakter yang mampu mengalahkan/menutupi karakter yang...

HUKUM MENDEL

Teori Penurunan Sifat                                                 Penelitian tentang penurunan sifat dilakukan pertama kalinya oleh seorang pendeta sekaligus ahli botani dari Austria, Gregor Mendel, pada tahun 1856. Hasil temuannya itu ia catat pada pada Natural Science Society of Brunn, Austria pada tahun 1866. Temuan Mendel ini dikuatkan oleh beberapa ahli botani lainnya empat tahun kemudian, pada tahun 1900. Mereka meneliti kembali hasil penelitian Mendel dan menemukan kesimpulan yang sama dengan apa yang telah dilakukan oleh Mendel sebelumnya. Mendel menggunakan kacang kapri sebagai obyek penelitiannya karena kacang kapri memiliki karakteristik berikut: memiliki pasangan sifat yang kontras, dapat melakukan penyerbukan sendiri, mudah dilakukan penyerbukan silang, mempunyai daur hidup yang relatif pendek, dan menghasilkan keturunan dalam j...

HORMON KEHAMILAN

Mengenal Jenis-jenis Hormon Kehamilan dan Fungsinya Hormon kehamilan dapat membawa perubahan pada tubuh, fungsi organ, dan emosi ibu hamil. Meski ada beberapa yang dirasa tidak nyaman, perubahan ini penting untuk menjaga kesehatan Anda dan janin. Hormon kehamilan ada yang baru timbul saat hamil, ada pula yang sudah ada sebelum kehamilan, meski dengan kadar yang berbeda. Hormon kehamilan terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu hormon hCG, hPL, estrogen, progesteron, oksitosin, dan prolaktin. Hormon-hormon kehamilan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan ibu hamil serta janin. Tetapi, terkadang perubahan hormon tersebut bisa menimbulkan keluhan saat hami, misalnya mudah lelah , sariawan , dan konstipasi. Jenis-Jenis Hormon Kehamilan Berikut adalah beberapa jenis hormon kehamilan dan hormon yang mengalami perubahan saat hamil beserta dengan fungsinya: 1. Human chorionic gonadotropin hormone (hCG) Human chorionic gonadotropin hormone merupakan hormon kehamilan yang diprod...

KOLABORASI

  Pembelajaran Kolaboratif di Era dan Pasca Pandemi, Mengapa Tidak? Penulis : Ade Koesnandar (PTP Ahli Madya Pusdatin Kemendikbud) Kolaborasi Merupakan Suatu Keniscayaan Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang sangat pesat ditambah kondisi pandemi yang mengharuskan pembelajaran dari rumah, saat ini sangat memungkinakan untuk dilaksanakannya pembelajaran secara kolaboratif. Kolaborasi sesungguhnya merupakan kebutuhan manusia, di mana secara alamiah manusia sebagai makhluk sosial senantiasa berhubungan dengan manusia lainnya, bekerjasama, dan saling bantu membantu antar sesama. Demikian juga dalam kegiatan pembelajaran, kolaborasi merupakan suatu keniscayaan. Pada kegiatan belajar konvensional, kolaborasi biasanya dilakukan antar siswa atau guru dalam satu sekolah atau dalam satu kelas yang sama. Namun dengan tersedianya jaringan komunikasi internet, kolaborasi sangat mungkin dilakukan antar sekolah, antar wilayah, bahkan melampaui batas negara. Salah satu hikmah b...

REPRODUKSI GENERATIF PADA TUMBUHAN

  Penyerbukan dan Fertilisasi Pada Tumbuhan ฤisamping alat reproduksi vegetatif, tumbuhan juga mempunyai sel kelamin yang berfungsi sebagai alat perkembangbiakan/reproduksi. Karena itu selain reproduksi vegetatif/aseksual, tumbuhan juga bereproduksi secara generatif/seksual. Perkembangbiakan generatif/seksual melibatkan sel-sel kelamin. Perkembangbiakan generatif dimulai dengan peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Peleburan ini menghasilkan zigot, zigot inilah yang akan berkembang menjadi individu baru. Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan didahului oleh peristiwa penyerbukan yang kemudian diiringi oleh peristiwa pembuahan. Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya atau sampainya serbuk sari ke kepala putik. Proses penyerbukan ini banyak melibatkan unsur lain di alam. Berikut adalah perantara penyerbukan pada tumbuhan Angin (Anemogami)                     Anemogami adalah penyerbukan yang dibantu oleh angin . Tanam...

REPRODUKSI PADA HEWAN

Salah satu ciri makhluk hidup adalah berkembang biak (reproduksi). Tujuan reproduksi pada hewan yaitu untuk melestarikan jenisnya agar tidak punah. Pada umumnya, reproduksi pada hewan dilakukan dengan dua cara yakni secara kawin (generatif) dan tidak kawin (vegetatif). Perkembangbiakan hewan secara generatif, antara lain: Bertelur (Ovipar) Melahirkan (Vivipar) Bertelur – Melahirkan (Ovovivipar) Perkembangbiakan Generatif umumnya di dahului dengan peristiwa fertilisasi. Fertilisasi pada hewan secara umum ada dua cara. Proses tersebut dilakukan biasanya akan berhubungan erat dengan anatomi tubuh dari hewan itu sendiri.  Cara pertama disebut sebagai proses fertilisasai eksternal .Pada proses ini kita dapat melihatnya di dalam  siklus hidup ikan , yaitu pembuahan yang dilakukan terjadi di luar tubuh indukan.  Cara kedua yaitu proses fertilisasi internal. Pada proses yang satu ini pembuahan terjadi di dalam tubuh indukan (induk betina), pada proses yang satu ini kita dapat me...

REPRODUKSI VEGETATIF PADA TUMBUHAN ANGIOSPERMAE

๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ Reproduksi Aseksual / Vegetatif Alami Tumbuhan Angiospermae Tumbuhan Angiospermae atau tumbuhan berbiji tertutup adalah tumbuhan yang bakal bijinya berada di dalam bakal buah (ovarium). Bakal buah ini selanjutnya akan berkembang menjadi buah sedangkan bakal biji akan berkembang menjadi biji. Tumbuhan bisa bereproduksi dengan menggunakan bagian tumbuhan itu sendiri seperti akar, batang, dan daun. Reproduksi seperti ini disebut reproduksi vegetatif atau disebut juga reproduksi aseksual, karena tumbuhan dapat menghasilkan individu baru tanpa melibatkan proses pembuahan atau fertilisasi. Tumbuhan dapat melakukan reproduksi vegetatif/aseksual karena memiliki sel meristem. Sel meristem adalah sel-sel yang memiliki kemampuan untuk berkembang menjadi berbagai jenis sel penyusun jaringan dan organ. Keturunan yang dihasilkan dari reproduksi vegetatif/aseksual memiliki sifat atau karakter yang sama dengan sifat induknya. Pada artikel ini kita akan mempelajari mengenai...